Spotify di ChatGPT Resmi Hadir! AI Kini Bisa Bantu Buat Playlist Sesuai Mood Kamu

Dexop.com – Dunia musik digital kembali memasuki babak baru. Setelah sukses memperkenalkan fitur AI DJ dan Daylist, kini Spotify di ChatGPT resmi hadir secara global untuk pengguna Android dan iOS.
Kolaborasi antara raksasa streaming musik dan kecerdasan buatan dari OpenAI ini membawa pengalaman mendengarkan musik ke level yang lebih personal, intuitif, dan cerdas.
Dengan Spotify di ChatGPT, pengguna kini bisa meminta AI membuat playlist otomatis sesuai suasana hati, aktivitas, atau bahkan lokasi mereka. Cukup ketik perintah seperti:
“Buat playlist untuk sore santai di kafe,”
“Putar lagu pop Indonesia buat nyetir malam,”
atau
“Cari musik terbaru dari Coldplay dan NIKI.”
Hasilnya? ChatGPT langsung menampilkan daftar lagu dari Spotify lengkap dengan tombol Open in Spotify agar pengguna bisa mendengarkan playlist secara langsung di aplikasi resminya.
Integrasi Spotify di ChatGPT: Musik dan AI Jadi Satu Ekosistem
Integrasi Spotify di ChatGPT bukan sekadar kolaborasi antardua platform besar, melainkan langkah strategis untuk memperluas cara pengguna berinteraksi dengan musik.
Kini, ChatGPT tidak hanya bisa menulis, menjawab pertanyaan, atau membantu produktivitas, tetapi juga menjadi asisten musik pribadi yang memahami gaya dan preferensi mendengarkan pengguna.
Spotify menjelaskan dalam blog resminya:
“Kami ingin membawa pengalaman mendengarkan musik yang lebih cerdas dan personal. Dengan ChatGPT, pengguna bisa menemukan musik baru atau menciptakan playlist yang mencerminkan suasana hati mereka — semua hanya dengan mengetik perintah sederhana.”
Fitur ini memanfaatkan kekuatan AI generatif ChatGPT untuk menganalisis prompt pengguna dan menghubungkannya langsung ke katalog musik Spotify.
Dengan lebih dari 100 juta lagu dan 5 juta podcast, AI kini memiliki akses ke salah satu perpustakaan musik terbesar di dunia.
Cara Kerja Spotify di ChatGPT
Bagi pengguna, cara kerja Spotify di ChatGPT sangat mudah.
Saat pertama kali mencoba fitur ini, ChatGPT akan menampilkan prompt khusus untuk menghubungkan akun Spotify. Setelah izin diberikan, AI akan bisa menelusuri playlist populer, musik baru, hingga rekomendasi dari Discover Weekly dan New Music Friday.
Ada beberapa kemampuan utama yang dibawa oleh Spotify di ChatGPT, yaitu:
- Membuat playlist otomatis berdasarkan suasana hati, aktivitas, genre, atau artis.
Contoh: “Buat playlist untuk belajar dengan lagu-lagu akustik,” atau “Tolong buatkan playlist workout EDM 2020-an.” - Menemukan musik baru dari artis favorit.
AI akan menampilkan daftar lagu baru yang sesuai dengan gaya musik yang sering didengarkan pengguna. - Mengakses playlist unggulan Spotify seperti Discover Weekly, Release Radar, dan Daily Mix.
- Memberikan rekomendasi personal berbasis konteks — misalnya lagu untuk cuaca tertentu, waktu, atau kegiatan.
- Membuka langsung di aplikasi Spotify dengan fitur Open in Spotify tanpa perlu keluar dari ChatGPT.
Dengan fitur ini, ChatGPT berperan layaknya “DJ pribadi” yang memahami selera musik pengguna berdasarkan percakapan interaktif.
Tampilan dan Pengalaman Pengguna: Serasa Punya Asisten Musik Virtual
Di dalam aplikasi ChatGPT, hasil dari Spotify di ChatGPT muncul dalam bentuk widget interaktif yang menyerupai tampilan asli Spotify.
Widget ini menampilkan cover album, nama lagu, dan artis. Pengguna bisa mengetuk trek tertentu untuk langsung memutarnya di aplikasi Spotify.
Jika pengguna meminta AI membuat playlist baru, ChatGPT akan memberikan tautan Open in Spotify, sehingga seluruh daftar lagu bisa dibuka di aplikasi resmi.
Fitur ini membuat transisi antara percakapan dan pengalaman mendengarkan musik terasa alami — tanpa perlu beralih antar aplikasi.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman mendengarkan yang mengalir — dari ide ke musik hanya dalam hitungan detik,” ujar juru bicara Spotify.
Sudah Tersedia di 145 Negara, Termasuk Indonesia
Fitur Spotify di ChatGPT diluncurkan secara bertahap ke lebih dari 145 negara mulai minggu ini, mencakup pengguna di Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Pengguna Android dan iOS bisa langsung mencobanya melalui aplikasi ChatGPT versi terbaru.
Menariknya, meski ChatGPT belum terdaftar di PSE Asing Indonesia, pengguna lokal tetap bisa mengakses fitur ini.
Dengan demikian, pengguna Indonesia dapat langsung mencoba Spotify di ChatGPT tanpa hambatan, cukup dengan menghubungkan akun mereka.
Langkah ini sejalan dengan strategi global Spotify untuk meningkatkan keterlibatan pengguna melalui AI personalization dan memperkuat posisinya di pasar musik digital.
Spotify Free vs Premium: Bedanya di ChatGPT
Fitur Spotify di ChatGPT tersedia untuk semua pengguna, namun kemampuannya berbeda antara akun Free dan Premium.
| Jenis Akun | Fitur yang Didapat |
|---|---|
| Free | Dapat mengakses playlist populer seperti Discover Weekly dan New Music Friday. |
| Premium | Bisa membuat playlist baru bersama AI, memutar lagu spesifik, dan menyimpan playlist ke akun pribadi. |
| ChatGPT Plus/Pro | Mendapat akses tambahan ke prompt lanjutan, integrasi suara, dan respon lebih cepat. |
Bagi pengguna Spotify Premium, pengalaman yang ditawarkan terasa lebih personal.
AI bisa membantu menciptakan playlist dari nol dan menyesuaikan rekomendasi berdasarkan genre, mood, hingga artis tertentu.
Contoh perintah:
“Buat playlist jazz malam dengan sentuhan modern.”
“Cari lagu indie pop yang mirip dengan LANY dan Lauv.”
“Tambahkan 10 lagu instrumental untuk relaksasi kerja.”
AI akan langsung merespons dengan hasil playlist yang bisa dibuka di Spotify.
Spotify di ChatGPT: AI yang Jadi Kurator Musik Pribadi
Kehadiran Spotify di ChatGPT membuat AI kini bisa berperan sebagai kurator musik yang benar-benar memahami pengguna.
AI tidak hanya menampilkan lagu berdasarkan popularitas, tapi juga menyesuaikan dengan emosi, waktu, dan konteks pengguna.
Misalnya, ketika seseorang mengetik:
“Saya lagi galau malam-malam, rekomendasikan lagu yang cocok.”
ChatGPT akan merespons dengan daftar lagu bertema mellow atau sad pop, lalu menampilkan tombol Open in Spotify agar pengguna bisa langsung mendengarkan.
Pendekatan ini jauh lebih alami dan interaktif dibandingkan sistem rekomendasi musik tradisional.
Spotify memanfaatkan data dari kebiasaan mendengarkan pengguna untuk menciptakan pengalaman yang humanized — seolah AI benar-benar “mengerti rasa”.
Integrasi dengan Gemini dan YouTube Music: Strategi Spotify di Dunia AI
Sebelum menghadirkan Spotify di ChatGPT, Spotify sudah lebih dulu bekerja sama dengan Google melalui integrasi dengan Gemini AI.
Di aplikasi Gemini, pengguna bisa memberi perintah suara seperti:
“Mainkan album terbaru Taylor Swift di Spotify,”
atau
“Putar playlist workout pagi saya.”
Kini, langkah yang sama diperluas ke ChatGPT — platform AI paling populer di dunia.
Hal ini memperluas jangkauan Spotify ke komunitas pengguna AI global yang terus berkembang pesat.
Selain itu, fitur serupa juga telah hadir untuk YouTube Music, menunjukkan bahwa integrasi AI lintas platform akan menjadi tren utama di industri musik digital.
“Spotify di ChatGPT adalah bukti bahwa masa depan musik akan digerakkan oleh AI, bukan hanya dalam mendengarkan, tapi juga dalam menciptakan pengalaman yang lebih bermakna,” tulis media The Verge.
Evolusi Musik Digital: Dari Streaming ke Smart Listening
Kehadiran Spotify di ChatGPT bukan sekadar pembaruan fitur — ini adalah revolusi dalam cara kita menikmati musik.
Dulu, pengguna mencari lagu. Kini, AI yang mencarikan lagu untuk mereka.
Spotify secara konsisten memperkenalkan inovasi berbasis AI seperti:
- AI DJ, yang menggunakan suara sintetis untuk memandu pengguna dengan komentar personal saat mendengarkan musik.
- Daylist, playlist yang menyesuaikan lagu sesuai waktu dan kebiasaan harian.
- AI Playlist Generator, yang mengubah deskripsi teks menjadi playlist instan.
Semua ini kini diperkuat lewat Spotify di ChatGPT, membuat AI benar-benar menjadi bagian dari perjalanan musik pengguna sehari-hari.
Panduan: Cara Mengaktifkan Spotify di ChatGPT
Untuk kamu yang ingin mencoba Spotify di ChatGPT, berikut langkah mudahnya:
- Pastikan aplikasi ChatGPT versi terbaru sudah terpasang di ponsel.
- Login ke akun ChatGPT (Free, Plus, atau Pro).
- Ketik perintah:
“Hubungkan akun Spotify saya.” - Setelah terhubung, coba prompt seperti:
- “Buat playlist untuk jogging pagi.”
- “Putar lagu favorit dari The Weeknd.”
- “Tolong carikan musik instrumental untuk fokus kerja.”
- Klik Open in Spotify untuk langsung mendengarkan hasilnya.
Fitur ini sudah berjalan di Android dan iOS serta akan diperluas ke versi web dalam waktu dekat.
Spotify Premium dan Era Audio Lossless
Selain integrasi AI, Spotify juga baru saja meluncurkan fitur Lossless Listening untuk pengguna Premium.
Dengan fitur ini, pengguna bisa menikmati kualitas audio setara CD, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih jernih dan detail.
Fitur ini kompatibel dengan playlist pribadi, Liked Songs, dan juga playlist hasil Spotify di ChatGPT.
Namun, Spotify mengingatkan pengguna bahwa Lossless mode mengonsumsi lebih banyak data, sehingga disarankan menggunakan koneksi Wi-Fi.
AI dan Industri Musik: Dari Taylor Swift hingga Spotify DJ
Integrasi Spotify di ChatGPT juga mencerminkan tren global di mana AI semakin memengaruhi industri musik.
Beberapa artis besar bahkan telah memanfaatkan AI untuk analisis audiens dan promosi album.
Salah satu kasus viral terjadi saat Taylor Swift dituduh menggunakan AI untuk kampanye promosi albumnya.
Meski kontroversial, hal ini memperlihatkan bagaimana teknologi AI kini menjadi elemen penting dalam dunia musik modern.
Spotify memanfaatkan tren ini untuk memberikan nilai tambah bagi pengguna, menjadikan AI bukan ancaman, tetapi teman kreatif baru dalam dunia hiburan.
Kesimpulan: Spotify di ChatGPT Bawa Masa Depan Musik yang Lebih Personal
Kehadiran Spotify di ChatGPT menandai babak baru dalam hubungan antara musik dan kecerdasan buatan.
Kini, pengguna tak lagi sekadar memilih lagu — mereka berinteraksi langsung dengan AI untuk menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik, relevan, dan emosional.
Dengan kemampuan membuat playlist otomatis, menemukan musik baru, dan memahami suasana hati pengguna, Spotify di ChatGPT membawa dunia streaming musik ke level berikutnya.
“Setiap percakapan kini bisa berubah jadi playlist,” tulis Spotify dalam pengumuman resminya.
“Musik tak lagi hanya didengarkan — tapi juga dipahami.”




