Samsung Exynos 1680 Dapat Bluetooth 6.1, Pengguna Galaxy A57 Wajib Antusias!

Dexop.com – Perlahan tapi pasti, Samsung mulai merapikan semua kepingan puzzle menuju peluncuran chip mid-range terbarunya. Setelah beberapa bocoran teknis mulai muncul sejak awal bulan, kini Exynos 1680 akhirnya terdeteksi lolos sertifikasi Bluetooth SIG—dan bukan sembarang upgrade, melainkan dukungan Bluetooth 6.1, standar konektivitas generasi terbaru yang bahkan belum banyak hadir di perangkat flagship sekalipun.
Buat pecinta gadget dan calon pengguna Galaxy A57, kabar ini lebih dari sekadar “chipset baru disertifikasi.” Ini adalah sinyal keras bahwa Samsung sedang menyiapkan lompatan generasi yang lebih matang dari siklus tahunan biasanya.
Dan kejutan ini datang pada waktu yang tepat.
Perjalanan Sertifikasi yang Mengungkap Banyak Hal
Sertifikasi Bluetooth 6.1 untuk Exynos 1680 ditemukan oleh analis gadget Mohammed Khatri. Meski biasanya sertifikasi seperti ini terkesan formal dan membosankan, kali ini justru sebaliknya—dokumen tersebut menjadi bukti nyata bahwa chip ini sedang memasuki fase pra-rilis.
Siklus Samsung sebenarnya cukup konsisten:
- Exynos 1480 → Galaxy A55
- Exynos 1580 → Galaxy A56
- Exynos 1680 → Galaxy A57 (diprediksi nyaris pasti)
Namun ada detail menarik: Exynos 1580 rilis Oktober 2024, sementara Exynos 1680 hadir lebih lambat dari jadwal “satu tahun” yang biasanya dipegang Samsung. Penundaan kecil ini justru menandakan Samsung tidak asal upgrade, melainkan sedang memoles sesuatu yang lebih signifikan.
Dan kini setelah sertifikasi Bluetooth keluar, waktu rilisnya terasa semakin dekat.
Upgrade Konektivitas: Bluetooth 6.1 Bukan Sekadar Angka
Kehadiran Bluetooth 6.1 pada Exynos 1680 adalah highlight terbesar sejauh ini. Walau terlihat seperti “penambahan 0.8 dari Bluetooth 5.3,” dampaknya jauh lebih luas.
Berikut peningkatan yang dibawa Bluetooth 6.1:
✔ Privasi lebih kuat
Bluetooth 6.1 meningkatkan skema enkripsi dan randomisasi sinyal, mengurangi risiko pelacakan perangkat tanpa izin—fitur penting bagi pengguna smartwatch dan earbud TWS.
✔ Pairing jauh lebih cepat
Pengguna tidak perlu menunggu lama ketika menyambungkan earphone, speaker, ataupun perangkat IoT.
✔ Streaming lebih efisien
Bluetooth 6.1 membawa konsumsi daya yang lebih rendah, sangat krusial untuk segmen mid-range yang biasanya mengutamakan daya tahan baterai.
✔ Lebih stabil untuk gaming & latency audio
Khususnya untuk pengguna yang memakai earbud saat main game atau video call.
Dengan makin tingginya ketergantungan pengguna pada audio nirkabel—entah itu TWS murah atau premium—peningkatan ini terasa sangat relevan dan langsung menyentuh pengalaman sehari-hari.
Bocoran Performa: CPU dan GPU Baru yang Lebih Kompetitif
Tak hanya soal konektivitas. Bocoran dari Geekbench juga ikut membongkar karakter chipset ini.
Konfigurasi CPU Exynos 1680
- 1x inti Prime @ 2.0 GHz
- 4x inti Performance @ 1.95 GHz
- 3x inti Efficiency @ 1.70 GHz
Konfigurasi ini menunjukkan pendekatan balanced-performance, bukan brute-force seperti chipset flagship. Artinya, Exynos 1680 dirancang agar:
✔ efisien,
✔ tidak panas, dan
✔ tetap powerful untuk multitasking harian pengguna mid-range.
Bagian paling menarik? GPU baru.
Samsung kembali menggunakan kolaborasi AMD lewat Xclipse 550 (RDNA 3.5).
- 2 compute units
- 1.306 MHz clock
- Arsitektur RDNA 3.5 (lebih modern dari GPU di Exynos 1380 dan 1580)
Artinya, peningkatan grafis Exynos 1680 bukan cuma “sedikit lebih baik”, melainkan bisa terasa di skenario seperti:
✔ mobile gaming stabil pada pengaturan medium
✔ performa UI lebih halus
✔ rendering grafis lebih cepat
✔ pengalaman AR/VR yang lebih efisien
Bila Galaxy A57 benar mengusung Exynos 1680, maka peningkatan di bidang grafis akan sangat signifikan dibanding pendahulunya.
Kenapa Samsung Meningkatkan Konektivitas di Mid-Range?
Pasar smartphone kelas menengah makin sadis.
Qualcomm sudah mengirim serangan lewat Snapdragon 7s Gen 2, sementara MediaTek memukul balik lewat Dimensity 7200 Ultra dan seri 8300.
Di tengah kompetisi itu, Samsung melihat satu area yang masih sedikit disentuh kompetitor:
⭐ efisiensi daya
⭐ konektivitas stabil
⭐ pengalaman pengguna jangka panjang
Bluetooth 6.1 adalah senjata Samsung untuk menjaga ekosistem Galaxy tetap relevan—terutama untuk pengguna Galaxy Buds, Galaxy Watch, dan SmartTag baru.
Dengan kata lain, Exynos 1680 bukan hanya bicara performa, tapi pengalaman penggunaan yang lebih utuh dan terhubung.
Galaxy A57: Kandidat Pertama Pengguna Exynos 1680
Hampir semua analis sepakat bahwa Galaxy A57 akan menjadi debut dari Exynos 1680. Alasannya:
- Galaxy A56 memakai Exynos 1580
- Galaxy A55 memakai Exynos 1480
- pola naming-nya sangat jelas
- mid-range Samsung selalu jadi ajang uji coba chipset baru
Dan tahun 2026 akan menjadi tahun penuh gebrakan untuk Samsung di kelas mid-range. Tidak hanya di chipset, tetapi juga desain, kamera, dan ketahanan baterai.
Kalau melihat bocoran A37 dan M57 yang sudah lebih dulu beredar, tampaknya Samsung mempersiapkan refresh besar di jajaran A-Series tahun depan.
Dampaknya untuk Pengguna Indonesia
Segmentasi mid-range di Indonesia sangat unik. Di sini, konsumen:
✔ sensitif harga
✔ pilih yang efisien baterai
✔ pakai TWS dan smartwatch setiap hari
✔ gaming ringan-menengah hampir tiap malam
Dengan kebiasaan ini, peningkatan Bluetooth 6.1 terasa sangat cocok:
- TWS tidak mudah disconnect
- delay audio lebih rendah
- smartwatch hemat baterai
- tethering dan IoT lebih stabil
Belum lagi populasi pengguna Galaxy Watch dan Galaxy Buds di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Exynos 1680 bisa menjadi alasan kuat pengguna Galaxy A-Series lama untuk upgrade.
Strategi Baru Samsung: Upgrade Berkala tapi Bermakna
Kalau diperhatikan, chip Exynos mid-range tidak lagi digenjot besar-besaran seperti era Exynos 980 atau 1080. Samsung kini bermain lebih strategis:
- peningkatan stabil
- efisiensi tinggi
- pembaruan konektivitas
- integrasi ekosistem
Bukan mengejar benchmark, tetapi mengejar experience.
Dan keputusan itu mulai terlihat hasilnya. Pengguna Exynos 1480 dan 1580 melaporkan:
✔ suhu lebih stabil
✔ refresh rate berjalan konsisten
✔ latency Bluetooth turun
✔ konsumsi baterai lebih terjaga
Dengan Bluetooth 6.1, Exynos 1680 tampaknya melanjutkan DNA yang sama, tetapi kini dengan standar konektivitas generasi baru.
Exynos 1680 Layak Ditunggu?
Chipset ini mungkin tidak membuat heboh seperti Snapdragon 8 Gen 4 atau Dimensity 9400, tetapi di pasar mid-range, peningkatan seperti ini justru paling terasa penggunanya.
Dengan keyword: Exynos 1680, berikut rangkuman naik kelas yang akan dibawa chipset ini:
- ✔ Bluetooth 6.1 untuk pairing lebih cepat & privasi lebih kuat
- ✔ GPU AMD RDNA 3.5 yang lebih gesit
- ✔ CPU 8-core yang lebih efisien
- ✔ konektivitas lebih stabil untuk IoT, TWS, dan smartwatch
- ✔ peluang besar debut di Galaxy A57
Dan kini setelah sertifikasi Bluetooth SIG keluar, sudah jelas bahwa Exynos 1680 makin dekat dan siap mengguncang pasar mid-range 2026.



